Rabu, 20 November 2019

5 Cara Merawat Power Bank agar Lebih Awet


5 Cara Merawat Power Bank agar Lebih Awet

Dewasa ini, penggunaan power bank untuk mengisi daya baterai gawai sudah bukan hal asing lagi. Penggunaan bank daya sangat mendukung aktivitas menggunakan ponsel saat berada dalam situasi dan kondisi yang kurang memadai, misalnya traveling. Di pasaran Indonesia sendiri, berbagai merek dan pilihan kapasitas pengisian bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan.

Merawat Power Bank agar Lebih Awet

Agar Anda tidak salah pilih dan berdampak pada baterai ponsel yang mudah rusak, sebaiknya ketahui cara merawat bank daya yang baik berikut ini.

1. Jangan terlalu sering mengisi ulang bank daya

Kesalahan pertama yang sering dilakukan pengguna adalah mengisi bank daya berulang kali. Anda harus tahu bahwa penggunaan bank daya hanya pada saat darurat saja. Jika Anda berada di tempat yang menawarkan colokan charging, sebaiknya langsung isi daya ponsel Anda dengan listrik.

Sama seperti ponsel atau tablet yang bakal rusak jika diisi daya terlalu sering, bank daya harus dirawat dengan benar agar Anda tidak terlalu sering beli produk baru. Ketahui pula siklus baterai sel bank daya yang berbeda-beda, misalnya baterai Li-Ion memiliki siklus hidup 500 kali pengisian sedangkan Li-Po lebih lama sekitar 1000 kali pengisian daya.

2. Mengisi daya saat baterai lemah

Jangan suka mengisi daya baterai power bank yang masih penuh atau baru berkurang sedikit. Kebiasaan buruk ini bisa berdampak pada kerusakan bank daya lebih cepat, lho! Oleh sebab itu, sebaiknya Anda membeli bank daya yang memiliki layar indikator untuk mengetahui kapasitas baterai yang masih tersedia. Hal yang tidak boleh Anda lakukan pula adalah membiarkan produk kesayangan kehabisan daya.

3. Jangan suka melakukan pengisian overcharging

Untuk merawat bank daya agar lebih awet adalah Anda tidak boleh melakukan pengisian daya melebihi kapasitas. Over charging bisa berdampak pada baterai bank daya yang mudah rusak. Sebaiknya Anda membeli adapter yang telah memiliki timer jika memang hendak bepergian atau tidur saat pengisian bank daya berlangsung.

4. Jangan suka menggunakan ponsel saat diisi dengan bank daya

Kecerobohan penggunaan membuat Anda harus membeli bank daya berulang kali. Tak hanya bank daya saja, Anda juga wajib membeli ponsel baru kalau suka memakai ponsel saat tengah pengisian dengan bank daya. Arus listrik yang mengalir ke ponsel menjadi tidak stabil karena dampak pemakaian sementara ini. Jangan heran kalau kedua piranti elektronik Anda bakal bermasalah kemudian hari.

5. Menyimpan bank daya dengan baik

Cara merawat bank daya atau power bank yang baik adalah menyimpannya di tempat yang memiliki suhu ruangan. Produk favorit Anda bisa mengalami overheat atau menyimpan panas berlebih jika disimpan di tempat yang panas. Selain itu, usahakan menyimpan bank daya di tempat yang aman dan tidak rentan mengalami benturan.

Benturan keras bisa menyebabkan baterai dan permukaan bank daya kendor walaupun terbuat dari bahan metal yang tahan. Jangan lupa untuk membersihkan case bank daya dengan busa agar terlihat tidak kusam. Sebaiknya hindari penggunaan air yang bisa saja menetes ke bagian output dan merusak komponen di dalam bank daya.

Beberapa cara merawat power bank di atas bisa Anda coba terapkan agar bank daya awet dan tahan lama. Meskipun harga bank daya terbilang murah dan terjangkau, kebiasaan bolak-balik membeli bank daya karena kesalahan sendiri bisa membuat kantong Anda kering, bukan? Uang yang Anda miliki untuk membeli bank daya bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih penting. Yuk, jaga dan rawat bank daya yang mendukung aktivitas komunikasi Anda!


0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | ewa network review